banner 728x250
News  

Polres Sukabumi buru pembunuh pemuda di Palabuhanratu

banner 468x60

Sukabumi, Jabar (ANTARA) – Satuan Reserse dan Kriminal Polres Sukabumi memburu pelaku pembunuhan seorang pemuda berinisial S (26) warga Kampung Gentong, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat yang kejadiannya di Kampung Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu pada Jumat, sekitar pukul 19.50 WIB Jumat (1/7).

banner 336x280

“Kami masih melakukan penyelidikan dan sudah membuat tim untuk memburu pelaku yang telah melakukan penganiayaan terhadap S yang mengakibatkan korban tewas akibat luka tusuk pada dan punggungnya,” kata Kepala Urusan Pembinaan Operasi Satreskrim Polres Sukabumi, Inspektur Polisi Dua Ruskan, di Sukabumi, Minggu, (3/7).

Baca juga: Pemuda bunuh kekasihnya yang hamil 9 bulan ditangkap polisi

Menurut Ruskan, dari hasil penyelidikan sementara dan pemeriksaan sejumlah saksi, aksi pembunuhan yang terjadi di Kampung Jayanti, RT 01/04, Desa Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu terhadap korban yang merupakan warga Desa Cikadu, Kecamatan Palabuhanratu ​​​​​​diduga dilakukan lebih dari satu orang.

Kejadian ini berawal saat korban bersama rekannya berboncengan menggunakan sepeda motor untuk nonton bareng  sepak bola dihadang gerombolan pemuda yang mengendarai sepeda motor.

Baca juga: Polisi amankan pemuda pengaku pembunuh Yodi Prabowo

Usai menghadap korban dan rekannya, gerombolan tersebut tanpa basa-basi langsung mengeluarkan senjata tajamnya dari balik bajunya dan secara membabi buta menyabetkan ke arah S dan rekannya.

Korban pun sempat melarikan diri sejauh sekitar 200 meter ke arah Kantor Desa Jayanti, ini diketahui saat pihak kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi yang melihat terdapat ceceran darah korban. Namun, karena luka parah yang dialami S, akhirnya korban menghembuskan nafas terakhirnya di lokasi.

Baca juga: Polisi tangkap pemuda pembunuh ibu hamil di Kendari

“Pelaku diduga lebih dari satu orang dan untuk rekan korban berhasil diselamatkan. Dari hasil otopsi dokter forensik RSUD Sekarwangi Cibadak, penyebab korban meninggal akibat sejumlah luka sabetan tusukan senjata tajam. Luka paling para terdapat di bagian punggung dan dadanya,” tambahnya.

Ruskan mengatakan, polisi masih mencari tahu motif para pelaku menyerang dan menganiaya hingga tewas terhadap korban seperti meminta keterangan dari rekan korban yang selamat. Diharapkan dalam waktu dekat para tersangka yang terlibat kasus ini bisa ditangkap.

Baca juga: Leukimia turun tapi diganti kanker otak sebagai pembunuh utama pemuda AS

Pewarta: Aditia Aulia Rohman
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2022

SumberAntara

banner 336x280
banner 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *