banner 728x250
Berita  

Polres Lamandau Ungkap Peredaran Narkoba Lintas Provinsi

banner 468x60

Lamandau, Kalimantan Tengah – Polisi Resor (Polres) Lamandau berhasil mengungkap peredaran narkoba di Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) – Kalimantan Tengah (Kalteng).

banner 336x280

Demikian disampaikan Kapolres Lamandau, AKBP Bronto Budiyono, SIK,. didampingi Kepala Badan Reserse Narkoba, Iptu Aditya Arya Nugroho, S.Tr.K., saat memimpin siaran pers di Joglo Polres Lamandau, Rabu (10/8/2022).

Kapolres Lamandau mengatakan, dari hasil pengungkapan, petugas mengamankan barang bukti sebanyak 2.055,15 gram sabu dan 943 butir ekstasi.

“Petugas juga mengamankan tiga orang tersangka pelaku berinisial RS (33), RT (24), dan JY (38) serta barang bukti berupa narkoba golongan I yang berhasil diamankan oleh Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Lamandau. ,” kata Kapolsek Lamandau.

Bronto Budiyono menjelaskan awal mula pengungkapan terjadi saat personel Satlantas Polres Lamandau melakukan razia di jalan Trans Kalimantan di Desa Kujan, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau, Prov. Kalimantan Tengah.

“Saat personel Satlantas Polres Lamandau melakukan penggerebekan, 1 (satu) unit mobil Toyota Avanza hitam bernomor polisi KB 1153 XX berhenti sebelum mencapai titik razia. Penghisap sabu,” jelas Kapolres Lamandau.

Lanjut Kapolres, guna memaksimalkan pemeriksaan, mobil beserta pengemudi dan penumpangnya diserahkan ke Satuan Narkoba Polres Lamandau. Sesampainya di kantor Satuan Narkoba Polres Lamandau, mereka melakukan pemeriksaan lanjutan di dalam mobil.

Saat petugas mengangkat salon tersebut terdengar suara mencurigakan, kemudian bersama sopir dan penumpang mobil salon tersebut dibongkar, setelah dibuka ditemukan dua paket barang sabu dan ekstasi yang diduga pecahan atau bubuk ekstasi seberat 452,15 gram. ,” kata Bronto Budiyono.

Bronto Budiyono mengungkapkan, dari hasil interogasi, pihak rumah sakit dan RT akan mengirimkan sabu dan ekstasi kepada seseorang di Kota Sampit.

Kemudian Satres Narkoba Polres Lamandau melakukan pembinaan dan berhasil mengamankan JY di Kota Sampit sebagai pemesan barang, ujarnya.

Kapolres Lamandau membenarkan bahwa saat ini tersangka dan barang bukti telah diamankan di Satuan Narkoba Polres Lamandau untuk penyidikan lebih lanjut.

Atas perbuatannya, tersangka dapat dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) atau Pasal 112 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 (enam) tahun,” ujarnya. (M.Andreyanto).

banner 336x280
banner 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published.