banner 728x250
Berita  

Polisi Tangkap Kawanan Pencuri Peralatan di Bandara Mtw Banyan

banner 468x60

Barito Utara – Komplotan pencuri berjumlah 3 (tiga) orang yang melakukan pencurian sejumlah peralatan di bekas kantor Bandara Beringin Muara Teweh, Jalan Pendreh KM 01, Desa Melayu, Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, ditangkap oleh Satreskrim Polres Barito Utara, Kamis (30/6/2022).

banner 336x280

Ketiga pelaku pencurian tersebut adalah (30 Agustus) beralamat di Jalan Negara No 02 Desa Jingah, Kecamatan Teweh Baru, SRN alias Pakde (47) warga Jalan Meranti, Rt 09, Desa Lanjas, Kecamatan Teweh Tengah dan AR alias Angki (33) warga Jalan Meranti, Gg Perintis, Rt 09, Desa Lanjas.

“Ketiga pelaku sudah kami amankan beserta barang bukti untuk penyidikan lebih lanjut,” kata Kapolres Barito Utara AKBP Gede Pasek Muliadnyana melalui Kasat Reskrim AKP Wahyu Satio Budiarjo, Jumat (1/7/2022).

Menurut Kepala Bareskrim AKP Wahyu, kejadian ini diketahui saat pelapor yang merupakan pegawai negeri sipil di Dinas Perhubungan hendak mengambil barang dari kantor Bandara Beringin, ternyata beberapa barang tersebut merupakan aset Bandara Banyan adalah 8 (delapan) Bagasi Trolly, 1 (satu) APAR, 14 (empat belas) kursi besi/logam hitam, 31 kursi besi/logam abu-abu, 1 (satu) mesin pemotong rumput dorong, 1 (satu) kursi ayun rumput , 1 (satu) unit Sanyo 1.5 Window AC, 1 (satu) AC merk Panasonic, 1 (satu) kursi dorong (Frantline), 1 (satu) kursi dorong (kursi kerja staf), 1 (satu) Genset (Timbangan Lab) ) Merk Perkins 23 KVA UC1184E 16 dan 1 (satu) unit Tanda patch board hilang atau hilang.

“Atas kejadian ini, korban dalam hal ini Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan mengalami kerugian sebesar Rp472.206,325,” kata Kepala Bareskrim.

AKP Wahyu menjelaskan, usai menerima laporan terkait pencurian tersebut, anggota Satreskrim Satreskrim Polres Barito Utara melakukan pemeriksaan TKP dan mewawancarai saksi-saksi di TKP.

Sesampai di TKP, anggota mengamankan SRN karena saat itu sedang berada di area Bandara Beringin sedang mengumpulkan barang bekas, karena kurangnya bukti yang cukup, SRN akhirnya diwajibkan menyerahkan laporan wajib setiap hari senin dan kamis. ke kantor Satreskrim Polres Barito Utara.

Lebih lanjut AKP Wahyu mengatakan, penyelidikan telah dilakukan dan informasi diperoleh dari informan bahwa mereka melihat pelaku AGS, SRN dan Angki membawa mesin yang tidak diketahui jenisnya ke arah jual beli barang rongsokan di Desa Jingah.

“Anggota mengecek ke tempat jual beli rongsokan di Desa Jingah dan memang benar itu pelaku AGS. SRN dan Angki menjual 1 (satu) unit Genset (Skala Lab) merk Perkins23 KVA UC1184E 16 dan pada saat penjualan barang sudah terekam di CCTV,” ujar Kepala Bareskrim.

Lebih lanjut, Kepala Bareskrim menjelaskan, dari hasil pemeriksaan, Kamis (30/6/2022) sekitar pukul 11.00 WIB, tersangka SRN alias Pakde datang ke kantor Satreskrim Polres Barito Utara untuk melaksanakan wajib lapor. dan anggota langsung menangkap tersangka.

Kemudian sekitar pukul 13.30 WIB, anggota Satuan Buser dan anggota Satuan Reserse Kriminal Polres Barito Utara berhasil menangkap tersangka AGS di bengkel Jalan H Koyem, Desa Jingah.

Selanjutnya, sekitar pukul 16.00 WIB, anggota Satuan Buser dan anggota Satuan Reserse Kriminal Polres Barito Utara juga berhasil menangkap tersangka AR alias Angki di Jalan Meranti, Desa Lanjas.

“Kemudian anggota Satreskrim Polres Barito Utara membawa tersangka ke Polres Barito Utara untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” pungkasnya. (@kebohongan/Tim).

banner 336x280
banner 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *