banner 728x250
Berita  

PKN Soal SP2HP Dugaan Tindak Pidana Korupsi ke Kejaksaan Jateng

banner 468x60

Semarang, Jawa Tengah – Pemantau Keuangan Negara (PKN) mempersoalkan Surat Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) dugaan tindak pidana korupsi (Tipidkor) ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah (Jawa Tengah).

banner 336x280

Hal itu dilakukan mengingat Tidpikor telah melaporkan adanya dugaan pekerjaan konstruksi di Jln TPI Karangmangu – Temperak, Kec. Sarang, Rembang yang ditangani oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Rembang melalui Surat Dinas ke Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah melalui Nomor Laporan 01/LP/KEJATI/VII/2022.

Sehingga sesuai Pasal 9 PP 43 Tahun 2018 tentang Tata Cara Pelaksanaan Peran Serta Masyarakat dan Pemberian Penghargaan dalam Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Pelaporan Dugaan Tindak Pidana Korupsi, sudah lebih dari 30 hari kerja PKN belum menerima SP2HP. .

Ketua Umum PKN Patar mengatakan, pelapor dalam hal ini PKN, sesuai prosedur, menanyakan kepada aparat penegak hukum tentang hasil perkembangan ketentuan tersebut melalui surat resminya No. 9/2022).

“Memang benar sebelumnya PKN telah mengajukan surat pelaporan dugaan korupsi tindak pidana korupsi pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Rembang untuk pekerjaan pembangunan Jalan TPI Karangmangu – Temperak, Kec. Sarang Tahun Anggaran 2019 ke Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah pada 29 Juli 2022, namun hingga saat ini belum terlihat hasilnya,” ujar Ketua Umum PKN tersebut.

Ia mengatakan, sesuai dengan ketentuan mengenai prosedur, karena sudah lebih dari 30 hari kerja laporan PKN belum ada perkembangan perkembangan hasil investigasi, PKN menanyakan hal itu.

Ketua Umum Lembaga Anti Rasuah menjelaskan, berawal dari informasi bahwa masyarakat mengeluh dan membela hilangnya keberadaan batu-batu bolder yang sebelumnya berada di lokasi sebagai pemecah gelombang, namun pada akhirnya batu-batu tersebut terlihat dipasang kembali di titik lokasi yang sama.

Selanjutnya tim PKN melakukan pengecekan untuk membuktikan kebenaran aduan tersebut
atas hilangnya keberadaan batu-batu tua yang lebih berani yang diakui oleh masyarakat sekitar lokasi bahwa batu-batu tersebut telah ada sebelum ada pekerjaan proyek kurang dari 450 meter telah hilang dan kembali lagi di titik lokasi yang sama, dimana informasi fakta-fakta datanya sudah dicantumkan secara lengkap dan rinci dalam berita acara,” ujarnya.

Oleh karena itu, berdasarkan fakta di atas dan pengajuan surat angket terkait penyerahan hasil penyidikan ke Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, PKN menaruh harapan besar.

“Kami sangat berharap laporan dugaan Tipidkor diproses secara profesional sehingga memberikan efek jera dan mampu mengembalikan kerugian uang negara,” pungkasnya. (Shaiful/Sugito).

banner 336x280
banner 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *