banner 728x250
Berita  

LMND Soroti Harga LPG 3 Kilogram di Pandeglang Melampaui HET

banner 468x60

Pandeglang, Banten – Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi Eksekutif (LMND) Kota Pandeglang, menyoroti dan menyayangkan harga Liquefied Petroleum Gas (LPG) tabung 3 kilogram bersubsidi yang dijual di beberapa wilayah di Kab. Pandeglang melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET).

banner 336x280

Hasil penelusuran LMND terkait mahalnya harga elpiji 3 kilogram di beberapa wilayah Kabupaten Pandeglang membuat publik menjadi objek publik, elpiji bersubsidi dijual oleh warung sembako seharga 24 ribu hingga 28 ribu, padahal Pemprov Pandeglang sudah menetapkan HET. untuk base dengan harga 16.400 menjadi fokus mahasiswa.

Menurut Ketua LMND Pandeglang, Muhammad Abdullah, pihaknya menyayangkan tindakan pangkalan menjual elpiji 3 kilogram jauh di atas HET.

Dia mengatakan, harga gas elpiji 3 kg sudah ditetapkan oleh Pemerintah Daerah.
Berdasarkan penelusuran kami di 8 kecamatan dan 14 desa di Pandeglang, harga eceran gas elpiji 3 kilogram yang dijual basis ke warung-warung eceran dengan harga 20 ribu hingga 25 ribu rupiah.

“Dampaknya warung-warung eceran dijual sekitar 24 ribu sampai 29 ribu rupiah, harga untuk masyarakat miskin ini sangat jauh dari bisa menikmati gas elpiji bersubsidi, oleh karena itu kami anggap tindakan dasar merugikan konsumen dan juga tidak patuh kepada pemerintah. program terkait subsidi migas untuk masyarakat,” kata Muhammad Abdullah. Senin (8/8/2022).

Hasil penelusuran kami di lapangan, hal ini terjadi karena lemahnya pengawasan dan pembinaan agen dan pangkalan dari pihak terkait.

“Kita semua tahu bahwa harga elpiji bersubsidi sudah diatur oleh pemerintah dan menjadi kebutuhan hajat hidup orang banyak,” pungkasnya. (Putra).

banner 336x280
banner 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published.