banner 728x250
Berita  

Ketua Dewan Pers Prof Dr Azyumardi Azra: SMSI Kembangkan Jurnalisme Pancasila

banner 468x60

Jakarta – Ketua Dewan Pers Prof Dr Azyumardi Azra mengajak pimpinan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) untuk mengembangkan jurnalisme Pancasila.

banner 336x280

“Pers berperan penting dalam menumbuhkan optimisme publik, serta mendorong persatuan dan rekonsiliasi bangsa,” kata Azyumardi Azra, ulama yang terpilih sebagai Ketua Dewan Pers periode 2022-2025.

Dalam keterangannya sebagai keynote speaker pada Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) di Mabes TNI, Jalan Juanda – Jakarta Kamis, 21 Juli 2022, Azyumardi Azra menekankan pentingnya jurnalisme. berdasarkan pancasila.

“Jurnalisme Ilahi memupuk persaudaraan dan toleransi agar berita yang disajikan selalu berdasarkan kebenaran,” ujarnya.

Media siber, lanjut Azyumardi Azra, dapat menjangkau masyarakat dan dapat mengajak warga untuk berpartisipasi secara bermakna untuk mewujudkan demokrasi deliberatif.

“Masyarakat Indonesia patut bersyukur memiliki Pancasila yang kemudian menjadi penyelamat dari kehancuran, seperti yang dialami negara-negara Muslim di Timur Tengah,” kata Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta ini.

Hadir dalam Rapimnas SMSI tersebut adalah Ketua Umum SMSI Firdaus, Ketua Dewan Pembina SMSI Budiman Sudjatmiko dan dua anggota dewan penasihat SMSI Bona Ventura Sulistiana dan Drs KH M Ma’shum Hidayatullah, MM, dewan penasihat Ervik Ary Susanto , Ketua Umum PWI Pusat Atal S Depari , dan Danjen Kopassus Mayjen TNI H. Iwan Setiawan, SE, MM

Dalam catatan pers nasional, jurnalisme Pancasila sering disosialisasikan oleh Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Bekasi Raya, Doni Ardon dalam berbagai momen Pancasila bersama Direktur Pancasila, Dr. Dodi Susanto dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme. Republik Indonesia (BNPT RI) Komjen Pol Drs. Anak Rafli Amar.

“Kehadiran media sosial banyak dimanfaatkan oleh kaum milenial untuk menyampaikan pesan dan informasi mengenai peristiwa-peristiwa kekinian yang sedang terjadi. Informasi yang viral di media sosial seringkali menjadi konflik di dunia nyata. Semua orang sekarang sepertinya mudah tersulut emosinya melalui media sosial. Batas ruang dan waktu tidak lagi menjadi penghalang sebuah isu menjadi gerakan massa,” kata komisioner Warung NKRI Kadin yang juga promotor kesehatan Tim Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jabar 2021 dalam sambutannya. pernyataan, Sabtu, 23 Juli 2022.

Menurut Doni Ardon, kini sepertinya semua orang mudah terpancing emosinya melalui media sosial. Batas ruang dan waktu tidak lagi menjadi penghalang sebuah isu menjadi konflik sosial.

“Saya yakin jurnalisme Pancasila akan menjadi formula baru di kalangan jurnalis untuk kembali menanamkan nilai-nilai Pancasila yang disesuaikan dengan perkembangan zaman,” jelasnya. (Merah).

banner 336x280
banner 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published.