banner 728x250
Berita  

Hiswana Ajukan Perubahan Harga, Bupati : Saat ini banyak ditemukan melebihi HET

banner 468x60

Pandeglang, Banten – Himpunan Pengusaha Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Provinsi Banten mengajukan permohonan perubahan Harga Eceran Tertinggi (HET) gas LPG kepada Pemerintah Kabupaten Pandeglang. Permintaan itu membuat Bupati Pandeglang Irna Narulita berpikir panjang karena akan berdampak pada masyarakat.

banner 336x280

“Kalau ada perubahan HET saya harap normatif, tidak memberatkan warga kita,” kata Bupati Irna saat menerima Perwakilan Hiswana Migas di Pendopo, Rabu (14/9/2022).

Irna mengatakan dengan HET saat ini saja, harga gas elpiji 3 kg di pasaran membuat warga resah karena dijual di luar HET. Ini, kata Irna, disinyalir harga yang tak terkendali di pangkalan.

“HET di Pangkalan 15.700 – 16.700 hanya kadang sampai ke konsumen seharga Rp 25.000 hingga Rp 37.000, saya harap ada fakta integritas yang dibuat oleh Hiswana untuk pangkalan,” jelasnya.

Bupati meminta Hiswana Migas melakukan pengawasan ketat di seluruh pangkalan. Bahkan Irna meminta hukuman jika pangkalan tidak mematuhi aturan.

“Setiap tiga bulan harus ada evaluasi sebagai pengendalian kenaikan harga gas lpg 3 kg di pasaran, terutama di base,” pungkasnya.

Irfan Cahyadi, Kepala Hiswana Migas Provinsi Banten, mengatakan HET saat ini merupakan ketentuan yang dibuat pada 2014. Dari situ, kata Irfan, hingga saat ini belum pernah ada perubahan HET.

“Sudah hampir 8 tahun tidak ada kenaikan, sekarang kami mengusulkan perubahan seiring dengan kenaikan pajak kendaraan, biaya transportasi, dll,” jelas Irfan.

“Yang saat ini menerapkan HET baru adalah Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Selatan,” lanjutnya.

Hadir dalam acara ini Asda Ekbang Kurnia Satriawan, Kabag Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa Doni Hermawan, Ka Adpem Didin. (Putra).

banner 336x280
banner 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published.