banner 728x250
News  

Dua orang meninggal dalam kecelakaan di Tol Cipali

banner 468x60

Purwakarta (ANTARA) – Dua orang meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas antara kendaraan truk dan bus Primajasa di jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) KM 93+600, Minggu.

banner 336x280

Kepala Divisi Operasi Astra Tol Cipali, Sri Mulyo dalam keterangannya yang diterima di Purwakarta, Minggu menyampaikan kecelakaan itu melibatkan truk Mitsubishi Coltdiesel nopol B-9883 -VDA dan bus Primajasa bernopol B-7291-FGA.

Baca juga: Cegah kecelakaan lalu lintas, Jasa Raharja gelar talkshow Safety Riding

Peristiwa itu berawal saat truk dari arah Cirebon menuju Jakarta terperosok masuk ke median dan tertahan di wire rope (pagar pembatas yang terbuat dari sling baja) jalur A (Jakarta-Cirebon).

Saat itu mobil truk mengalami kecelakaan tunggal, diduga karena sopir kehilangan kendali yang dalam kecepatan tinggi.

Kemudian secara tiba-tiba, kendaraan truk itu ditabrak sebuah bus Primajasa dari arah berlawanan

Akibat kejadian itu, arus lalu lintas sempat tersendat. Namun masih bisa dilalui pengguna jalan.

Sri Mulyo menyampaikan, saat itu petugas layanan keselamatan Astra Tol Cipali langsung mengevakuasi 12 orang korban luka ringan, satu orang korban luka berat dan dua korban meninggal.

Para korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Radjak Hospital Kabupaten Purwakarta.

Pihak Astra Tol Cipali selaku pengelola Ruas Tol Cikopo-Palimana mengimbau agar pengguna jalan untuk selalu aman berkendara dengan mematuhi rambu-rambu lalu lintas.

Disebutkan kalau batas kecepatan melintasi jalan Tol Cipali minimum 60 Km/jam dan batas kecepatan maksimal 100 Km/jam. 

Baca juga: Truk pasir tabrak truk molen sebabkan kemacetan di Jalan DI Panjaitan

Baca juga: Satu mobil terseret kereta api di Cianjur, dua orang terluka berat

Baca juga: Ditjen Perhubungan Darat tingkatkan pengawasan angkutan pariwisata

Pewarta: M.Ali Khumaini
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2022

SumberAntara

banner 336x280
banner 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published.