banner 728x250
Berita  

DR H Tajeri: Kontribusi perusahaan dalam dunia pendidikan sangat diharapkan

banner 468x60

Barito Utara, Kalimantan Tengah – Keberadaan perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Barito Utara diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi dunia pendidikan dan berperan dalam peningkatan sumber daya manusia (SDM) masyarakat di daerah ini.

banner 336x280

Demikian dikatakan anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, DR H Tajeri, SE, MM kepada wartawan, Senin (19/9/2022).

Menurutnya, di wilayah Kabupaten Barito Utara banyak terdapat perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan, perkebunan kelapa sawit dan perusahaan kayu HPH (Hak Pengusahaan Hutan). Keberadaan perusahaan-perusahaan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, salah satunya dalam peningkatan sumber daya manusia yaitu melalui program beasiswa perguruan tinggi bagi putra putri daerah.

“Kami meminta perusahaan, baik melalui dinas pendidikan maupun melalui pemerintah desa, untuk dapat memprogramkan beasiswa kuliah bagi masyarakat, khususnya bagi masyarakat kurang mampu yang tinggal atau terkena dampak langsung dari kegiatan perusahaan (lingkar perusahaan 1 area),” ujarnya. .

Ia menyampaikan, program beasiswa ini misalnya untuk putra-putri yang melanjutkan studi di daerah.

Diketahui di Kabupaten Barito Utara juga terdapat tiga tempat perkuliahan aktif, antara lain STAIS, Polimat dan STIE Muara Teweh.

Menurutnya, hampir 70 persen anak-anak yang melanjutkan pendidikan di daerah ini adalah masyarakat kurang mampu. Dan jika kondisi orang tua mampu, sebagian besar anaknya belajar di luar negeri.

“Untuk program beasiswa ini, beberapa perusahaan seperti PT SMM sudah beroperasi di kawasan Desa Lemo,” ujarnya.

Harapannya, perusahaan lain yang belum memiliki program beasiswa bagi masyarakat dapat meniru apa yang telah dilakukan perusahaan tersebut.

“Jadi tidak harus 10 sampai 20 orang, tapi tergantung kemampuan perusahaan,” ujarnya.

Dalam memberikan beasiswa ini perusahaan dapat menggunakan dana CSR-nya. Misalnya memberikan beasiswa satu anak dengan biaya beasiswa Rp 10 juta per tahun.

“Jumlah Rp 10 juta per tahun untuk program beasiswa satu anak sangat kecil dibandingkan nilai sumber daya alam (SDA) yang diambil perusahaan. Pendapatan perusahaan dari hasil penggalian kekayaan Bumi Barito Utara bisa mencapai triliunan per tahun,” ujarnya. (@lie/Tim).

banner 336x280
banner 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published.