banner 728x250
Berita  

Damang Lahei Barat dan Ormas Dayak Adakan Ritual Tapung Tawar di Lokasi Idi

banner 468x60

Barito Utara – Sebagai bentuk rasa syukur atas penyelesaian masalah eksternal sekaligus sebagai bentuk sinergi dan semangat baru, Damang Lahei Barat bersama Organisasi Adat Dayak Barito Utara menggelar ritual “Tapung Tawar” di lokasi PT. Pada Idi.

banner 336x280

Kegiatan yang dihadiri oleh DPD Fordayak dan Perpedayak Barito Utara ini melaksanakan ritual adat tapung segar, ulas aring, saki pilah di jalan Hauling PT. DI IDI, Selasa, 5 Juli 2022.

Ritual adat yang dilakukan bertujuan untuk mendinginkan lingkungan dan para aktor yang terlibat dalam pengelolaan penyelesaian permasalahan eksternal tersebut sebelumnya antara sejumlah pihak dengan perusahaan tambang batubara PT. Pada Idi.

Damang Lahei Barat Gimi yang hadir sebagai pelaksana ritual yang didampingi mantan Mantir Adat Desa Luwe Hulu Marsen ini mengatakan, sebelumnya ia tidak terlibat dalam penyelesaian masalah tersebut.

“Saya sebelumnya tidak terlibat dalam penyelesaian konflik Pada Idi dan Andi Muhtar, karena saya memahami bahwa portal yang dipasang koalisi Dayak Ormas di tanah ini kemarin bukan adat,” katanya.

Namun, kami merasa terhormat dipanggil untuk mengadakan ritual tradisional tapung Tawar ini setelah masalah tersebut terselesaikan. Karena ritual ini merupakan salah satu adat yang kita junjung tinggi, tujuannya agar semua pihak kembali kesejukan.

“Jalan yang sebelumnya disengketakan ini akan bermanfaat bagi masyarakat, jauh dari bencana, kekayaan yang diperoleh dari jalan ini menjadi kekayaan dan rahmat. Dan PT. Di IDI, tidak ada masalah dalam menjalankan kegiatan yang lancar, begitu juga dengan pengurus Ormas yang hadir lebih bijak dalam urusannya,” jelas Damang Lahei Barat, Gimi.

Hal senada juga diungkapkan Ketua DPD Fordayak Barut yang mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Ormas Dayak dan Lembaga Adat terhadap iklim investasi di Barito Utara.

“Almarhum ayah saya adalah seorang mantir dan juga seorang damang, sejak kecil saya biasa dan sering diundang oleh Anda untuk menghadiri kegiatan adat seperti ini, tentu saya tidak bisa melupakan hal-hal penting yang harus kita lakukan setelah masalah selesai, ” kata Leny.

Selain itu, makna ritual ini sangat mendalam dalam kehidupan sosial kita sebagai manusia yang beradab, tambahnya.

Sementara itu, PT Pada Idi menyambut baik dan mengapresiasi dukungan dari Fordayak dan Institut Kedamangan Lahei Barat.

“Kami mendukung semua kearifan lokal, adat dan budaya yang dilakukan melalui kegiatan ritual ini,” ujar salah satu staf eksternal PT Pada Idi. (@kebohongan/Tim).

banner 336x280
banner 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published.