banner 728x250
News  

BNN musnahkan 20 ribu batang ganja di Aceh

banner 468x60

Banda Aceh (ANTARA) – Badan Narkotika Nasional (BNN) memusnahkan 20 ribu batang ganja yang ditanam di atas lahan seluas lima hektare di Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh.

banner 336x280

Direktur Narkotika Deputi Bidang Pemberantasan BNN Brigjen Pol Roy Hardi Siahaan dalam keterangan tertulis diterima di Banda Aceh, Rabu, mengatakan pemusnahan ladang ganja tersebut bagian dari upaya memberantas peredaran, penyalahgunaan narkotika, dan obat terlarang.

“Lima hektare ladang ganja tersebut ditemukan pada Senin (23/5). Sedangkan pemusnahan dilakukan pada Selasa (31/5). Ladang ganja tersebut berada di ketinggian 1.660 meter hingga 1.715 meter,” katanya.

Baca juga: BNN memusnahkan 6.500 batang ganja di Aceh Besar

Ladang ganja tersebut berada di kawasan Hutan Lindung Pegunungan Leuser, masuk wilayah Desa Agusen, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues. Jarak ladang sekitar enam jam berjalan kaki.

Pemusnahan ladang ganja melibatkan 143 personel gabungan BNN, Polri, TNI, dan Satpol PP Kabupaten Gayo Lues. Pemusnahan dilakukan dengan cara mencabut tanaman ganja dan kemudian membakarnya.

Ia mengatakan penemuan ladang ganja bekerja sama dengan Badan Informasi Geospasial (BIG) serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Baca juga: BNN musnahkan ladang ganja seluas 8.013 meter persegi di Aceh

Baca juga: Sahroni apresiasi Polri musnahkan ladang ganja di Aceh

Pemusnahan ladang ganja tersebut merupakan bentuk ketegasan pemerintah memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika yang diperintahkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“BNN mengajak masyarakat agar semakin peduli terhadap larangan memiliki, menanam, dan mengedarkan ganja. Kami mengajak masyarakat yang menanam ganja beralih menanam tanaman produktif lainnya,” kata dia.

Pewarta: M.Haris Setiady Agus
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2022

SumberAntara

banner 336x280
banner 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published.